TP JARKOM Modul I


PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
GENAP 2012 - 2013
TEKNIK INFORMATIKA
FT - UTM



Download File

Kontrak Praktikum ORKOM B



PRAKTIKUM ORGANISASI & ARSITEKTUR KOMPUTER
GENAP 2012 - 2013
TEKNIK INFORMATIKA
FT - UTM




Download File



Jadwal Praktikum Teknik Informatika UTM | Genap 2012-2013


PRAKTIKUM TEKNIK INFORMATIKA
GENAP 2012 - 2013
FT - UTM





*Bagi seluruh akademisi Universitas Trunojoyo Madura yang ingin menggunakan Laboratorium Teknik Informatika untuk kegiatan selain praktikum. Diharapkan menghubungi Pak. Lutfi selaku Laboran Lab. CC.

Perbedaan antara EDI dan ERP

Dalam pengertiannya, EDI (Electronic Data Interchange) atau pertukaran data elektronik merupakan  proses transfer data yang terstruktur, dalam format standar yang disetujui, dari satu sistem komputer ke sistem komputer lainnya, dalam bentuk elektronik. Sedangkan ERP (Enterprise Resource Planning) atau perencanaan sumber daya perusahaan merupakan sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan.

Berdasarkan kelebihannya, EDI menawarkan penghematan waktu, penghematan biaya, minimalisasi kesalahan, respon yang cepat, peluang bisnis yang lebih luas. Sedangkan ERP lebih memberikan Integrasi antara area fungsional yang berbeda, Rancangan perekayasaan, Pelacakan pemesanan dari penerimaan sampai fulfillment, Mengatur saling ketergantungan dari proses penagihan material yang kompleks, Pelacakan 3 cara yang bersesuaian antara pemesanan, pembelian, penerimaan inventori dan pembiayaan serta akutansi untuk keseluruhan tugas seperti melacak pemasukan, biaya dan keuntungan pada level inti.

Berdasarkan kekurangannya, EDI masih terkendala masalah teknis seperti transfer data lewat komputer, fasilitas telepon dan biaya untuk pengadaan perangkat komputer. Selain itu, terbatasnya pihak Bank yang memakai program EDI serta belum ada aturan hukum di Indoensia yang mengatur mengenai pemakaian sistem EDI menjadi beberapa kelemahan sistem EDI di Indonesia. Sedangkan ERP, terkendala dengan terbatasnya kustomisasi dari perangkat lunak ERP, sistem ERP sangat mahal, perekayasaan kembali proses bisnis untuk menyesuaikan dengan standar industri yang telah dideskripsikan oleh sistem ERP dapat menyebabkan hilangnya keuntungan kompetitif, ERP sering terlihat terlalu sulit untuk beradaptasi dengan alur kerja proses bisnis tertentu dalam beberapa organisasi, sistem dapat terlalu kompleks jika dibandingkan dengan kebutuhan dari pelanggan. Selain itu, banyak data dalam sistem ERP berada dalam satu tempat contohnya pelanggan, dan data keuangan. Hal ini dapat meningkatkan pembagian database yang umum dan praktek bisnis melalui enterprise, menghilangkan informasi yang real-time, dan memungkinkan perpaduan proses transaksi serta kegiatan perencanaan.

Perusahaan yang menggunakan EDI
  1. PT EDI Indonesia
  2. Bea cukai (digunakan di beberapa pelabuhan di indonesia)
Perusahaan yang menggunakan ERP
  1. PLN
  2. JAMSOSTEK



Sumber:
  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Pertukaran_data_elektronik
  2. http://id.wikipedia.org/wiki/Perencanaan_sumber_daya_perusahaan
  3. http://neezasty.wordpress.com/2011/09/17/enterprise-resource-planning-erp/#more-518

Libur Praktikum UTS




PRAKTIKUM TEKNIK INFORMATIKA
GANJIL 2012 - 2013
FT - UTM




SELAMA UTS
KEGIATAN PRAKTIKUM T. INFORMATIKA
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
DILIBURKAN






ttd.

Laboran

Sistem Informasi : Terpusat, Terdistribusi & Client/Server

MODEL - MODEL SISTEM INFORMASI

Pola umum dari otoritas seluruh organisasi, menentukan sejauh mana organisasi yang terpusat atau terdesentralisasi. Sebuah organisasi terpusat secara sistematis bekerja untuk berkonsentrasi dalam otoritas tingkat atas. Dalam sebuah organisasi desentralisasi, manajemen mencoba untuk menyebarkan wewenang kepada tingkat organisasi yang lebih rendah. Organisasi terpusat telah lama disukai karena menawarkan standarisasi dan efisiensi, sedangkan desentralisasi organisasi disebut-sebut lebih fleksibel dan efektif. 
Sistem Informasi adalah bagian dari organisasi. Dari perspektif bisnis, Sistem Informasi bisa didefinisikan sebagai suatu solusi TI yang berorientasi untuk mengorganisasi dan memanajemen sebuah tantangan tersebut.  Interaksi antara unit organisasi TI dan unit lainnya merupakan penentu utama keberhasilan organisasi. Sistem informasi dapat terpusat atau terdistribusi. Ada penekanan kuat pada masalah terpusat dan terdistribusi di TI pada penelitian struktur. 

SISTEM INFORMASI TERPUSAT
Sentralisasi mengacu pada alokasi semua sumber daya TI untuk satu unit bisnis tertentu yang menyediakan layanan TI untuk seluruh organisasi. Karakteristik utama dari pendekatan terpusat termasuk kontrol, efisiensi, dan ekonomi. Pendekatan terpusat, efektif dalam memperoleh atau mendapatkan kembali kontrol atas sistem informasi organisasi.
Keuntungan utama dari sistem terpusat adalah mereka memberikan kontrol terpusat yang didirikan dari teknologi dan vendor. Sistem Informasi profesional, menyediakan operasi yang sangat handal dalam memelihara sistem tersebut. Seharusnya tidak ada kebingungan dalam responsibilitas. Software dan hardware bisa menggunakan interface dengan mudah. Usaha, sumber daya dan keahlian dari Sistem Informasi terpusat dapat mengurangi biaya dan waktu.

SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI
Desentralisasi memberikan otonomi pada unit bisnis individu atas mereka sendiri serta sumber daya TI tanpa pertimbangan besar dari unit lain kecuali sangat penting untuk kebijakan organisasi secara keseluruhan. Ciri-ciri utama dari pendekatan desentralisasi meliputi fleksibilitas, pemberdayaan unit bisnis individu, dan orientasi pelayanan. Pendekatan desentralisasi cenderung sebagai efisiensi dari sistem terpusat untuk memenuhi kebutuhan individu. Dalam sistem informasi desentralisasi, biaya pembuatan relatif rendah. Skala dan penyusunan sistem untuk kebutuhan individu juga dimungkinkan. Fleksibilitas dan responsifitas organisasi merupakan keuntungan utama yang dibawa oleh adanya otonomi tersebut. Juga, ada ruang lingkup yang lebih besar untuk memotivasi dan melibatkan pengguna. Karena faktanya, individu-individu lokal yang mengontrol sistem informasi mereka sendiri. Secara logika, mereka harus bertindak dengan cara yang jauh lebih bertanggung jawab karena mereka yang mengendalikan nasib mereka sendiri. Mungkin keuntungan yang paling penting adalah bahwa reliabilitas meningkat karena beberapa sistem komputer beberapa juga terlibat. Jika satu sistem komputer gagal, sistem atau setidaknya bagian dari itu masih akan dapat berfungsi.

SISTEM INFORMASI CLIENT / SERVER 
Server ini menyediakan layanan kepada klien dan permintaan klien untuk layanan.
Dalam hubungannya dengan client server dan jaringan komputer akan memiliki sebuah server yang artinya sebagai otak dari kelompok client tersebut, biasanya disebut workstation. Para staf melayani di meja dan disetiap arsitektur client-server kemungkinan akan menjadikan komputer berkapasitas besar dan komputer mainframe juga memiliki data dalam jumlah besar dan fungsi yang tersimpan.

Server, umumnya mengontrol file data dan aplikasi yang terakses pada komputer client dan seluruh jaringan komputer dengan workstation. Sebagai seorang karyawan yang perlu mengakses file dalam seluruh perusahaan, mereka harus menggunakan komputernya untuk melakukan permintaan pada server tentang file perituculer. Karyawan lain mungkin akan menggunakan hak umum fungsi akses mereka untuk menggunakan server pada seluruh komputer client mereka.
Lokasi client dan server, biasanya transparan terhadap pengguna.

Keuntungan :
  1. Sentralisasi - Sumber dan keamanan data dikontrol melalui server.
  2. Skalabilitas - Salah satu atau semua elemen dapat diganti secara individual sesuai dengan meningkatnya kebutuhan.
  3. Fleksibilitas - Dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam sistem
  4. Interoperabilitas - Semua komponen bekerja sama.
  5. Aksesibilitas - Server dapat diakses dari jarak jauh dari beberapa platform.
Kerugian:
  1. Biaya
  2. Pemeliharaan jaringan yang besar
  3. Ketergantungan - Ketika server turun, operasi akan berhenti di jaringan
Pustaka :

Praktikum PAP - A2


PRAKTIKUM PENGANTAR ALGORITMA PEMROGRAMAN
GANJIL 2012 - 2013
TEKNIK INFORMATIKA
FT - UTM




Download File:
Format Lapres per Modul PAP - A

Praktikum Modul 1
Kirimkan Laporan Modul 1 dengan subject: prak_alpro_a2_modul1_nrp

Praktikum Modul 2
Tugas Tambahan
Kirimkan Laporan Modul 2 dengan subject: prak_alpro_a2_modul2_nrp

Praktikum Modul 3
Kirimkan Laporan Modul 3 dengan subject: prak_alpro_a2_modul3_nrp


Praktikum Modul 4
Kirimkan Laporan Modul 4 dengan subject: prak_alpro_a2_modul4_nrp

Praktikum Modul 5
Kirimkan Laporan Modul 5 dengan subject: prak_alpro_a2_modul5_nrp

Praktikum Modul 6
Kirimkan Laporan Modul 6 dengan subject: prak_alpro_a2_modul6_nrp

*INFO TERBARU

Untuk modul 7 tidak ada praktikum. modul langsung bisa di download disini kemudian kerjakan tugas praktikum yang ada di modul 7 (sebagai postest) dan didemokan ke dosen sesuai jadwal dibawah ini.
Jadwal Postest Alpro
Kelas A hari rabu tanggal 2 Januari jam 9.30 di Lab CC (Dosen Pak Kautsar)